Tema 7 Subtema 3 Pertemuan 2

 

Tema 7 : Peristiwa dalam Kehidupan
Subtema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan
Pertemuan 2 (IPA)

KEGIATAN AWAL 

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi anak-anak yang luar biasa, semangat pagi! jumpa kembali dalam pembelajaran jarak jauh melalui blog kelas 5 SD Kota Tegal.

Mari kita awali belajar kita dengan berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, agar hati kita dibukakan oleh Tuhan Yang Maha berilmu, dan dipahamkan dalam menyelami ilmu-Nya, sehingga kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Bagi yang beragama Islam silakan baca doa berikut ini.

Silakan klik Listen in browser di bawah ini

Nah untuk meningkatkatkan rasa patriotisme mari kita nyanyikan lagu wajib "Syukur" ciptaan H. Mutahar, mudah-mudahan menambah rasa syukur kita atas limpahan nikmat-nikmat Tuhan YME.

Sekarang siapkan alat tulis kalian, catat hal-hal penting yang perlu ditulis.

KEGIATAN INTI

1. Tujuan Pembelajaran

Setelah belajar melalui media daring ini, diharapkan :

  1. Dengan melakukan percobaan, siswa dapat mengamati perubahan wujud benda yang dipengaruhi oleh kalor atau panas dengan penuh tanggung jawab.
  2. Dengan mencari tahu, siswa dapat memahami peristiwa pengkristalan dengan penuh kepedulian.
  3. Dengan melakukan percobaan, siswa dapat menganalisis perisitiwa pengkristalan dengan penuh tanggung jawab.
  4. Dengan melakukan percobaan, siswa dapat menganalisis peristiwa pengembunan sebagai salah satu bentuk atau jenis perubahan wujud benda.

2. Kegiatan Pembelajaran

Anak-anak, hari ini Tema 7 subtema ketiga pertemuan kedua kita akan belajar tentang Perubahan wujud menyublim, mengkristal .dan mengembun.
Anak-anak pernahkah kamu mengamati kapur barus yang diletakkan ibu di dalam lemari untuk melindungi pakaian dari ngengat? Kapur barus di lemari pakaianmu dalam beberapa hari akan mengecil dan menghilang dari lemari pakaianmu. Apakah yang sebenarnya terjadi? Mengapa kapur barus itu seperti menghilang dari lemari? Kapur barus merupakan benda padat, yang dalam waktu tertentu berubah wujud menjadi gas. Kapur barus mengalami penyubliman. Menyublim adalah peristiwa berubahnya wujud benda dari padat ke gas.
Yuk kita lakukan percobaan di rumah, dengan tetap berhati-hati, sebaiknya didampingi orang tua. Berikut ini panduannya:

Nah untuk membandingkan percobaan kamu, perhatikan video percobaan ini.

Bagaimana sudah jelas?
Pak Guru coba pandu ya...
Setelah 10 menit piring dibuka, tuang es batu kedalam gelas. Lihat apa yang terjadi pada dasar piring. Terdapat kristas-kristal di dasar piring yang digunakan untuk menutup kaleng. Di dalam kaleng hanya terdapat pasir saja, kapur barus yang tadi diletakkan di atas pasir menghilang. Pada dinding-dinding kaleng juga terdapat kristal-kristal yang berbau kapur barus.

Jadi kapur barus yang tadi dipanaskan mengalami proses penyubliman dan pada saat gas menyentuh piring yang dingin gas berubah menjadi kristal-kristal di dasar piring dan dinding kaleng.

Dari percobaan diatas kita juga dapat menemukan dasar kaleng mengalami penggelapan warna karena adanya angus. Angus tersebut termasuk hasil dari perubahan wujud benda gas menjadi padat atau mengkristal.

Selain itu piring yang diberikan es di atasnya di sekeliling dasarnya terdapat embun-embun yang berasal dari gas yang menyentuh dasar piring sehingga menjadi embun peristiwa itu disebut mengembun yaitu perubahan wujud benda gas menjadi cair.

Kesimpulannya :
Pada percobaan di atas menunjukkan salah satu contoh peristiwa menyublim yaitu perubahan wujud dari padat menjadi gas. Kapur barus yang tadi dipanaskan mengalami proses penyubliman dan pada saat gas menyentuh piring yang dingin gas berubah menjadi kristal-kristal di dasar piring dan dinding kaleng.

Anak-anak percobaan kedua khusus pengkristalan.
Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor. Contoh peristiwa pengkristalan dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan. Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor adalah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam.
Sekarang, yuk kita lakukan percobaan di rumah, utamakan keselamatan dengan didampingi orang tua!
Berikut panduannya:
Untuk membandingkan percobaanmu simak video ini.

Untuk memahami pak guru pandu ya ...
Perlakuan kepada air laut/ air garam :
Dipanaskan dalam kaleng bekas menggunakan lilin yang bertujuan untuk menguapkan air laut agar terbentuk garam.
Hasil Pengamatan :
Saat proses pemanasan volume air berkurang karena air laut menguap, dan lama kelamaan terlihat endapan putih (garam). Endapan putih semakin banyak dan volume air semakin berkurang, hingga akhirnya terbentuk garam yang halus.
Kesimpulan :
Pembuatan garam dari air laut yang dilakukan dengan cara proses penguapan dengan menggunakan pemanasan lilin menunjukan perubahan wujud dari benda gas menjadi benda padat atau yang disebut dengan pengkristalan. Peristiwa mengkristal merupakan kebalikan dari menyublim.

Anak-anak percobaan ketiga adalah pengembunan.
Pada saat meminum air es, kamu akan menjumpai adanya titik-titik air di dinding tempat air es tersebut. Tahukah kamu bahwa titik-titik air tersebut terjadi karena adanya peristiwa pengembunan udara yang berada di sekitar tempat es tersebut? Udara mengalami peristiwa pengembunan karena udara di sekeliling gelas atau plastik melepaskan kalor atau panas kepada es di dalam wadahnya. Hal tersebut karena suhu udara di luar gelas atau plastik lebih besar atau tinggi dibandingkan dengan suhu es dalam gelas atau plastik. Peristiwa pengembunan lain yang sering kita jumpai, yaitu ketika pada pagi hari, kita melihat ada titik-titik air di dedaunan. Sekitar rumah kita pun basah. Air sering menetes dari atas genting. Titik-titik air tersebut merupakan embun yang berasal dari uap air yang mengembun menjadi titik-titik air.

Yuk, kita mencoba.
A. Alat dan Bahan
1. Es batu
2. Gelas kaca

B. Cara Kerja
1. Siapkan alat dan bahan.
2. Masukkan es batu ke dalam gelas.
C. Pangamatan
Amatilah perubahan yang terjadi pada es batu tersebut selama percobaan berlangsung dan catatlah dari waktu ke waktu.
Waktu Perubahan yang Terjadi
1 Menit Dinding gelas mulai mendingin
5 Menit Dinding gelas semakin menjadi dingin
10 Menit Es mulai mencair dan dinding gelas semakin dingin
15 Menit Mulai terbentuk titik-titik air di dinding gelas
20 Menit Titik-titk air di dinding gelas semakin banyak
25 Menit Dinding bagian luar gelas menjadi basah
Pada dinding gelas tersebut, muncul titik-titik air atau embun. Proses terjadinya pengembunan atau kondensasi ini adalah saat uap air di udara melalui permukaan yang lebih dingin, maka uap air ini akan terkondensasi menjadi titik – titik air atau embun.
D. Kesimpulan :
Percobaan yang dilakukan membuktikan peristiwa pengembunan. Peristiwa pengembunan dapat terjadi karena suhu pada benda tersebut (gelas) lebih dingin dibandingkan dengan suhu udara sekitar sehingga udara sekitar yang mengandung uap air mengembun. Uap air berubah menjadi cairan yang menempel pada sisi luar gelas.

KEGIATAN PENUTUP
Anak-anak, selesai sudah belajar kita, sebelum berdoa yuk kita menikmati dan mengikuti lagu kicir-kicir dari Jakarta. Mari cintai budaya daerah kita!

Sebagai akhir pembelajaran mari berdoa sesuai agama kita masing-masing. Bagi yang muslim silakan klik listen in browser dan ikuti.

Materi ini dapat  kamu downlod DI SINI untuk disimpan
Soal dapat didownload DI SINI atau DI SINI atau DI SINI

Wssalamu 'alaikum Wr. Wb.

Baca Juga :

Print Friendly and PDF

0 Response to "Tema 7 Subtema 3 Pertemuan 2"

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan dan sesuai materi di blog ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel